
Ketika membutuhkan komputer untuk rumah, kantor, sekolah, atau bisnis, pilihannya tidak selalu harus laptop. All-in-One PC vs PC Desktop masih menjadi perbandingan yang relevan karena keduanya menawarkan pengalaman komputer meja dengan karakter yang berbeda. All-in-One atau AIO menyatukan sebagian besar komponen komputer dengan layar dalam satu perangkat sehingga meja terlihat lebih ringkas dan kabel dapat dikurangi. PC desktop tradisional menggunakan monitor dan unit komputer yang terpisah sehingga membutuhkan ruang lebih besar, tetapi desain modularnya memberikan fleksibilitas lebih luas untuk mengganti atau menambah komponen. Dalam penggunaan sehari-hari, keduanya sama-sama dapat menangani pekerjaan kantor, belajar, browsing, multimedia, dan berbagai aplikasi lainnya selama spesifikasinya sesuai. Perbedaan baru terasa ketika kebutuhan pengguna mulai menyentuh persoalan ruang, performa tinggi, kemampuan upgrade, perawatan, dan rencana penggunaan jangka panjang.
Apa Perbedaan All-in-One PC dan PC Desktop?
Secara fungsi dasar, All-in-One PC dan desktop tradisional sama-sama merupakan komputer yang dirancang untuk digunakan pada meja. Perbedaannya terletak pada bagaimana komponen disusun. Lenovo menjelaskan bahwa PC desktop tradisional biasanya menggunakan tower atau casing terpisah yang berisi motherboard, prosesor, RAM, penyimpanan, dan komponen lainnya, kemudian dihubungkan dengan monitor. Sebaliknya, AIO mengintegrasikan komponen komputer dan layar ke dalam satu unit.
Desain tersebut membawa konsekuensi berbeda bagi pengguna. AIO menjadi lebih sederhana untuk ditempatkan, sedangkan PC Desktop memberikan ruang fisik lebih besar untuk konfigurasi dan pengembangan hardware.
Tidak ada desain yang otomatis lebih baik dalam semua situasi. Kebutuhan kantor administrasi akan berbeda dengan workstation desain, gaming PC, komputer sekolah, atau perangkat yang digunakan sebagai mesin kasir.
All-in-One PC Menggabungkan Komputer dan Monitor
Pada AIO PC, layar bukan sekadar monitor terpisah. Komponen utama seperti motherboard, prosesor, memori, penyimpanan, serta pada banyak model speaker dan webcam ditempatkan dalam chassis yang menyatu dengan area layar.
HP menjelaskan AIO sebagai desktop yang menggabungkan komponen komputer dan monitor dalam satu unit sehingga profil perangkat menjadi lebih kecil dibandingkan konfigurasi tower dan monitor terpisah.
Hasilnya adalah setup yang terlihat sederhana. Pengguna tidak membutuhkan ruang tambahan untuk sebuah tower besar di samping atau di bawah meja.
Namun, integrasi tersebut juga berarti akses terhadap hardware internal lebih terbatas dibandingkan desktop konvensional.
PC Desktop Menggunakan Komponen yang Lebih Modular
Pada komputer desktop tradisional, monitor berdiri sendiri sementara hardware utama ditempatkan di dalam casing. Ukuran casing dapat sangat beragam, mulai dari sistem small form factor sampai full tower.
Desain ini memberi produsen dan pengguna ruang lebih besar untuk menggunakan motherboard, kartu grafis, penyimpanan, power supply, serta sistem pendingin yang sesuai kebutuhan.
Karena setiap bagian lebih terpisah, penggantian monitor tidak otomatis berarti mengganti komputer. Begitu pula ketika storage, RAM, GPU, atau komponen tertentu ingin ditingkatkan.
Lenovo menempatkan kemampuan konfigurasi dan upgrade sebagai salah satu keunggulan utama desktop dibandingkan AIO.
1. Perbedaan Desain dan Penggunaan Ruang
Ruang meja menjadi salah satu faktor pertama yang terasa ketika membandingkan kedua perangkat. Pengguna yang bekerja di meja kecil mungkin tidak memiliki tempat untuk casing desktop, monitor, speaker, serta berbagai kabel tambahan. Sebaliknya, pengguna dengan ruang kerja khusus dapat lebih bebas menempatkan perangkat. Karena itulah desain fisik bukan sekadar masalah estetika. Untuk kantor dengan banyak komputer sekalipun, penggunaan ruang dapat memengaruhi penataan keseluruhan ruangan.
All-in-One Lebih Praktis untuk Meja yang Terbatas
Salah satu kelebihan AIO yang paling jelas adalah desainnya yang ringkas. Komputer dan layar berada dalam satu chassis sehingga area yang biasanya ditempati tower dapat digunakan untuk barang lain.
HP menyebut penghematan ruang sebagai salah satu keuntungan utama komputer all-in-one, terutama untuk kantor atau rumah yang memiliki area kerja terbatas.
AIO dapat menarik untuk meja resepsionis, kasir, ruang administrasi, perpustakaan, ruang keluarga, hingga meja belajar. Tampilan meja juga cenderung terlihat lebih bersih karena jumlah perangkat terpisah lebih sedikit.
Meski demikian, AIO tetap membutuhkan keyboard, mouse, sumber listrik, dan kabel lain apabila menggunakan perangkat tambahan.
Desktop Memerlukan Ruang Lebih Besar tetapi Lebih Fleksibel
Desktop biasanya membutuhkan tempat untuk casing serta monitor. Jika menggunakan setup dengan beberapa monitor, speaker besar, storage eksternal, atau peripheral lainnya, kebutuhan ruang akan semakin besar.
Namun, posisi komponen dapat disesuaikan. Tower bisa ditempatkan di bawah meja, pada dudukan khusus, atau di sisi area kerja.
Pengguna juga bebas memilih ukuran monitor secara terpisah dari komputer. Jika suatu hari membutuhkan layar 27 inci, ultrawide, monitor color-accurate, atau setup dual-monitor, desktop relatif mudah disesuaikan tanpa mengganti mesin utamanya.
2. AIO Biasanya Lebih Mudah Dipasang
Bagi pengguna yang tidak ingin repot merakit atau mengatur banyak perangkat, proses instalasi menjadi pertimbangan penting. AIO pada dasarnya menawarkan pengalaman yang mendekati konsep membuka kotak, memasang keyboard dan mouse, kemudian mulai menggunakan komputer. Desktop memerlukan sedikit lebih banyak koneksi karena monitor terpisah dari unit sistem. Namun, tingkat kerumitannya tetap bergantung pada konfigurasi masing-masing perangkat. Untuk penggunaan kantor skala besar, kesederhanaan setup juga dapat membantu proses deployment.
Kabel AIO Cenderung Lebih Sedikit
Karena layar dan komputer menjadi satu perangkat, PC hemat ruang seperti AIO tidak memerlukan kabel video antara tower dan monitor. Speaker juga sering sudah berada di dalam unit.
Pada konfigurasi sederhana, pengguna hanya perlu menghubungkan daya, keyboard, mouse, serta jaringan kabel jika memang digunakan. Perangkat wireless dapat mengurangi kabel lebih jauh lagi.
HP menyebut kemudahan setup sebagai salah satu alasan utama memilih AIO karena sebagian besar komponen sudah terintegrasi sejak awal.
Untuk ruang resepsionis atau meja pelayanan konsumen, tampilan yang minim kabel bisa menjadi keuntungan praktis.
Desktop Membutuhkan Lebih Banyak Koneksi
Desktop konvensional memerlukan koneksi antara unit komputer dan monitor. Jika monitor tidak memiliki speaker, perangkat audio tambahan mungkin diperlukan.
Namun, tambahan kabel tersebut datang bersama keuntungan fleksibilitas. Monitor dapat diganti tanpa menyentuh komputer, dan pengguna dapat memilih keyboard, mouse, speaker, webcam, serta monitor berdasarkan kebutuhan sendiri.
Untuk pengguna yang menyukai setup khusus, fleksibilitas tersebut justru menjadi salah satu kelebihan desktop.
3. Bagaimana Perbandingan Performanya?
Performa komputer tidak dapat dinilai hanya dari bentuk perangkat. Sebuah AIO dengan prosesor modern dapat lebih cepat daripada desktop lama dengan spesifikasi lebih rendah. Karena itu, membandingkan AIO dan desktop harus dilakukan pada kelas hardware yang sepadan. Meski demikian, desain fisik memang dapat memengaruhi jenis komponen yang dapat dipasang dan bagaimana panas dibuang. Desktop berukuran besar umumnya memberikan lebih banyak ruang untuk CPU, GPU, power supply, dan sistem pendingin.
AIO Sudah Cukup untuk Banyak Pekerjaan
Untuk Microsoft Office, browsing, meeting online, aplikasi administrasi, sistem POS, pembelajaran, dan multimedia, AIO modern dapat menawarkan performa yang lebih dari cukup.
Banyak perangkat AIO tersedia dengan prosesor desktop maupun mobile-class dari Intel atau AMD, RAM dalam berbagai kapasitas, serta SSD NVMe. Sebagian model juga menggunakan layar beresolusi Full HD atau lebih tinggi.
Karena itu, jangan menganggap AIO identik dengan komputer lambat. Performanya tetap bergantung pada konfigurasi hardware.
Untuk sebuah PC untuk kantor yang digunakan mengetik dokumen, membuat spreadsheet, membuka sistem ERP berbasis browser, atau melakukan meeting, AIO dapat menjadi pilihan praktis.
Desktop Memberikan Ruang Lebih Luas untuk Performa Tinggi
Ketika pekerjaan membutuhkan kartu grafis berukuran besar, prosesor kelas performa tinggi, power supply berdaya besar, atau pendinginan lebih kompleks, desktop menawarkan fleksibilitas lebih baik.
Lenovo menjelaskan bahwa desktop memberikan lebih banyak pilihan hardware dan umumnya lebih sesuai untuk gaming yang membutuhkan GPU dedicated serta sistem pendinginan memadai.
Karena itu, editor video, animator 3D, gamer, engineer, atau pengguna aplikasi komputasi berat sering lebih cocok menggunakan desktop.
Namun, sekali lagi, bukan berarti semua desktop otomatis lebih cepat daripada semua AIO. Perbandingan harus dilakukan berdasarkan spesifikasi aktual perangkat.
4. Kemampuan Upgrade Menjadi Perbedaan Besar
Komputer tidak selalu digunakan dengan konfigurasi yang sama selama bertahun-tahun. Kebutuhan RAM bisa meningkat, storage mulai penuh, atau kartu grafis tidak lagi cukup untuk aplikasi baru. Kemampuan mengganti komponen menjadi penting ketika pengguna berencana memakai komputer dalam jangka panjang. Di bagian inilah perbedaan desain AIO dan desktop menjadi lebih terasa. Desktop pada umumnya menawarkan akses internal yang jauh lebih fleksibel.
Upgrade AIO Lebih Terbatas
AIO memiliki ruang internal yang relatif sempit karena komponen berada di belakang atau di sekitar panel layar. Akibatnya, jenis komponen yang dapat diganti bergantung pada desain masing-masing model.
Lenovo menjelaskan bahwa RAM dan penyimpanan masih dapat di-upgrade pada sejumlah AIO, tetapi komponen seperti CPU atau GPU dapat lebih sulit atau bahkan tidak memungkinkan untuk diganti.
HP juga menyarankan pengguna membeli AIO dengan konfigurasi yang sudah mendekati kebutuhan karena akses hardware internal tidak sefleksibel desktop.
Karena itu, jika membeli AIO untuk penggunaan jangka panjang, pilih kapasitas RAM dan storage dengan mempertimbangkan kebutuhan beberapa tahun ke depan.
Desktop Lebih Mudah Dikembangkan
Pada desktop standar, casing dapat dibuka untuk mengakses komponen. Tergantung motherboard dan power supply yang digunakan, pengguna dapat menambah RAM, SSD, hard disk, kartu grafis, kartu jaringan, atau perangkat PCIe lainnya.
CPU juga dapat diganti selama kompatibel dengan socket motherboard dan dukungan firmware.
Kemampuan tersebut membuat desktop menarik bagi pengguna yang ingin membeli sistem secara bertahap. Misalnya, komputer dapat dimulai dengan RAM 16 GB dan satu SSD, kemudian ditambah ketika kebutuhan meningkat.
Inilah alasan desktop sering dipilih untuk workstation, gaming PC, atau komputer yang direncanakan memiliki masa penggunaan panjang.
5. Bagaimana dengan Perawatan dan Perbaikan?
Komputer pada akhirnya tetap merupakan perangkat elektronik yang dapat membutuhkan pembersihan, upgrade, atau perbaikan. Kemudahan membuka chassis dapat memengaruhi proses tersebut. Desktop memiliki desain yang secara umum lebih mudah diakses karena casing memang dibuat untuk menampung komponen terpisah. AIO membutuhkan proses pembongkaran yang lebih spesifik karena motherboard dan komponen berada bersama layar. Karena setiap model memiliki desain berbeda, prosedur servis harus mengikuti konstruksi perangkatnya.
Perbaikan Desktop Biasanya Lebih Modular
Jika monitor desktop bermasalah, pengguna dapat mengganti monitor tanpa membongkar unit komputer. Jika power supply rusak, komponen tersebut pada sistem standar dapat diganti secara terpisah.
Sifat modular juga memudahkan diagnosis karena teknisi dapat menguji beberapa komponen secara individual.
Namun, tingkat kemudahan tetap tergantung jenis desktop. PC branded small form factor dapat memakai komponen proprietary yang tidak selalu sefleksibel desktop rakitan standar.
Jadi, desktop pun tidak semuanya memiliki tingkat kemudahan upgrade yang sama.
AIO Memerlukan Penanganan Lebih Terintegrasi
Jika layar AIO mengalami masalah, layar tersebut merupakan bagian dari perangkat komputer yang sama. Pembongkarannya juga dapat memerlukan prosedur khusus.
Quality Service mencantumkan service laptop & AIO all brand dan memiliki lokasi layanan di Surabaya, Malang, serta Bali. Mereka juga mencantumkan ASUS, HP, Axioo, dan Lenovo sebagai Authorized Service Partner.
Karena desain AIO berbeda-beda, sebaiknya tidak membuka perangkat tanpa mengetahui struktur internalnya, terutama jika unit masih memiliki garansi.
6. Mana yang Lebih Cocok untuk Kantor?
Komputer kantor tidak selalu membutuhkan kartu grafis besar atau komponen gaming. Banyak perusahaan justru memprioritaskan meja yang rapi, kemudahan deployment, layar yang cukup besar, serta performa stabil untuk aplikasi kerja. Namun, divisi desain, engineering, development, atau produksi media dapat memiliki kebutuhan yang berbeda. Karena itu, satu perusahaan sekalipun bisa menggunakan AIO dan desktop secara bersamaan. Pilihan terbaik ditentukan oleh fungsi tiap workstation.
AIO Cocok untuk Administrasi dan Area Pelayanan
Untuk meja administrasi, customer service, resepsionis, front office, atau ruang kerja dengan area terbatas, AIO menawarkan setup yang bersih dan sederhana.
Integrasi webcam, speaker, dan monitor pada model tertentu juga memudahkan kebutuhan meeting.
AIO dapat menjadi pilihan menarik ketika perusahaan tidak membutuhkan upgrade GPU atau modifikasi hardware besar.
Tampilan yang ringkas juga membuatnya relevan untuk ruang yang langsung terlihat oleh pelanggan.
Desktop Lebih Cocok untuk Workstation yang Perlu Fleksibilitas
Untuk desainer, editor video, animator, programmer dengan workload berat, engineer, maupun pengguna yang membutuhkan GPU diskrit, desktop biasanya memberi lebih banyak kebebasan konfigurasi.
RAM dapat ditambah ketika proyek semakin besar, GPU dapat ditingkatkan, dan storage dapat diperluas.
Karakter seperti ini membuat desktop menarik sebagai komputer kerja dengan kebutuhan performa tinggi atau masa penggunaan yang panjang.
7. Bagaimana untuk Komputer Rumah dan Belajar?
Untuk penggunaan rumah, pilihannya jauh lebih beragam. Ada keluarga yang hanya membutuhkan perangkat untuk browsing, belajar, streaming, dan mengerjakan dokumen. Ada pula pengguna yang ingin komputer sekaligus digunakan bermain game, mengedit video, atau menyimpan banyak data. Karena itu, ukuran ruang dan jenis aktivitas menjadi pertimbangan utama. AIO menawarkan kesederhanaan, sementara desktop memberi lebih banyak fleksibilitas.
AIO Praktis sebagai PC Keluarga
AIO dapat ditempatkan di ruang belajar atau meja keluarga tanpa membutuhkan banyak ruang. Layar yang relatif besar juga nyaman digunakan untuk belajar, video conference, menonton konten, atau pekerjaan rumah.
Jika kebutuhan seluruh anggota keluarga relatif ringan, desain AIO dapat memberikan pengalaman yang sederhana.
Beberapa model menyediakan touchscreen, tetapi fitur ini tidak terdapat pada seluruh AIO sehingga spesifikasi perlu diperiksa terlebih dahulu.
Desktop Lebih Menarik untuk Gaming di Rumah
Jika PC untuk rumah juga digunakan untuk gaming, desktop memiliki keuntungan karena pengguna dapat memilih GPU sesuai target resolusi dan frame rate.
Ketika beberapa tahun kemudian game membutuhkan performa lebih tinggi, GPU dapat diganti selama komponen lain mendukung.
Pengguna juga bebas memilih monitor berdasarkan kebutuhan, misalnya panel high refresh rate untuk gaming atau monitor color-accurate untuk editing.
8. Bagaimana dengan Anggaran?
Harga tidak dapat dibandingkan hanya dari angka perangkat karena paket yang diperoleh berbeda. AIO biasanya sudah menyertakan layar dan sering kali juga webcam serta speaker. Desktop yang terlihat lebih murah mungkin belum mencakup monitor, webcam, atau speaker. Sebaliknya, desktop rakitan dapat memberi fleksibilitas lebih besar dalam mengalokasikan budget ke CPU, GPU, RAM, atau storage. Karena itu, perbandingan biaya sebaiknya dilakukan berdasarkan satu paket penggunaan yang lengkap.
Hitung Total Setup, Bukan Harga Unit Saja
Ketika membandingkan harga, tambahkan monitor pada biaya desktop jika belum tersedia. Periksa juga apakah keyboard dan mouse termasuk dalam paket.
Untuk AIO, perhatikan apakah spesifikasi internalnya sesuai kebutuhan karena upgrade di kemudian hari lebih terbatas.
Desktop dapat memberikan fleksibilitas budget karena komponen dapat dipilih berdasarkan prioritas. Pengguna gaming, misalnya, dapat mengalokasikan porsi lebih besar pada GPU dan memilih monitor terpisah.
Tidak ada aturan bahwa AIO selalu lebih mahal atau desktop selalu lebih murah. Harga akhir tergantung konfigurasi, merek, paket penjualan, monitor, serta peripheral.
Ringkasnya, Mana yang Lebih Cocok?
Perbandingan All-in-One PC vs PC Desktop sebaiknya tidak berakhir pada pertanyaan mana yang secara mutlak lebih baik. Keduanya dibuat untuk kebutuhan yang berbeda. AIO menonjolkan desain terintegrasi, hemat ruang, setup sederhana, dan tampilan meja yang lebih bersih. Desktop menawarkan modularitas, fleksibilitas upgrade, pilihan komponen yang lebih luas, serta ruang lebih besar untuk sistem berperforma tinggi.
Jika prioritasmu adalah meja minimalis, administrasi, belajar, pekerjaan kantor umum, atau perangkat keluarga, All-in-One PC layak dipertimbangkan. Jika fokusnya adalah gaming, rendering, pekerjaan kreatif berat, pengembangan hardware, atau perangkat yang ingin terus ditingkatkan dalam beberapa tahun ke depan, PC Desktop biasanya memberikan fleksibilitas lebih besar.
Sebelum membeli, periksa prosesor, RAM, SSD, layar, port, kemampuan upgrade, garansi, serta aplikasi yang benar-benar akan digunakan. Jangan memilih hanya karena bentuk AIO terlihat lebih modern atau desktop terlihat lebih kuat. Perangkat yang sesuai adalah perangkat yang konfigurasi dan desainnya cocok dengan kebutuhan nyata.
Sedang mencari perangkat komputer untuk rumah, kantor, sekolah, atau kebutuhan bisnis? Joelaptop memiliki kanal penjualan offline di Surabaya dan Malang serta official store melalui marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan Blibli. Untuk mengecek ketersediaan All-in-One PC, desktop, laptop, maupun kategori perangkat lain yang sedang tersedia, kamu dapat menghubungi marketing Joelaptop melalui WhatsApp +62 851-7162-7900, mengunjungi https://joelaptop.com/, atau mengecek official marketplace melalui Shopee https://shopee.co.id/joelaptopmall, Blibli https://www.blibli.com/merchant/joe-laptop-flagship-store/JOL-70021?pickupPointCode=ALL_LOCATIONS, serta Tokopedia https://www.tokopedia.com/joe-laptop. Untuk perangkat yang membutuhkan pemeriksaan atau perbaikan, Quality Service mencantumkan layanan AIO berbagai merek di Surabaya, Malang, dan Bali. Pilih konfigurasi berdasarkan kebutuhan ruang, performa, kemampuan upgrade, dan anggaran agar komputer yang digunakan tetap relevan untuk aktivitas sehari-hari.
FAQ tentang All-in-One PC vs PC Desktop
1. Apa perbedaan utama All-in-One PC dan PC Desktop?
All-in-One PC menggabungkan komputer dan monitor dalam satu chassis, sedangkan desktop menggunakan unit komputer dan monitor yang terpisah. Desain AIO lebih ringkas, sementara desktop umumnya lebih modular dan fleksibel untuk upgrade.
2. Apakah All-in-One PC lebih hemat ruang?
Ya. Karena komputer berada dalam unit yang sama dengan layar, AIO tidak membutuhkan tower terpisah. Inilah salah satu alasan AIO sering digunakan pada meja dengan ruang terbatas.
3. Apakah All-in-One PC bisa di-upgrade?
Bisa pada sejumlah model, tetapi kemampuannya lebih terbatas dibandingkan desktop. RAM dan storage dapat diganti atau ditambah pada model tertentu, sedangkan CPU maupun GPU sering lebih sulit atau tidak dapat diganti. Selalu periksa spesifikasi model sebelum membeli.
4. Apakah PC Desktop selalu lebih cepat daripada AIO?
Tidak. Performa bergantung pada prosesor, GPU, RAM, storage, sistem pendingin, dan konfigurasi lainnya. Desktop hanya memiliki keuntungan dalam menyediakan ruang dan fleksibilitas lebih besar untuk menggunakan komponen performa tinggi.
5. Mana yang lebih cocok untuk kantor?
AIO cocok untuk administrasi, resepsionis, customer service, dan meja dengan ruang terbatas. Desktop lebih sesuai ketika pekerjaan membutuhkan GPU diskrit, banyak storage, RAM besar, atau kemampuan upgrade jangka panjang.
6. Mana yang lebih baik untuk gaming?
Desktop umumnya memberikan fleksibilitas lebih besar untuk gaming karena pengguna dapat memilih dan mengganti GPU, CPU, pendinginan, serta power supply. AIO tetap dapat menjalankan game sesuai kemampuan hardware-nya, tetapi pilihan GPU dan upgrade biasanya lebih terbatas.
7. Apakah AIO lebih mudah dipindahkan daripada desktop?
Biasanya iya karena komputer dan monitor berada dalam satu unit. Namun, AIO tetap merupakan komputer meja dan tidak memiliki baterai seperti laptop, sehingga tidak dirancang sebagai perangkat mobile untuk digunakan selama perjalanan.
8. Mana yang lebih mudah diperbaiki?
Desktop standar biasanya lebih mudah diakses karena komponennya terpisah dan chassis dapat dibuka. Pada AIO, layar dan komputer terintegrasi sehingga pembongkaran dapat lebih kompleks. Tingkat kesulitan tetap bergantung pada desain model tertentu.
Referensi
- Lenovo — Desktop PC vs. All-in-One: The Differences Explained. Penjelasan mengenai struktur AIO dan desktop, modularitas, kemampuan upgrade, serta penggunaan gaming.
https://www.lenovo.com/us/en/glossary/desktop-pc-vs-all-in-one-computer/ - HP — 5 Great Reasons to Own an All-in-One Desktop Computer. Referensi mengenai desain All-in-One, penghematan ruang, kemudahan setup, integrasi perangkat, serta keterbatasan upgrade dibandingkan desktop.
https://www.hp.com/us-en/tech-takes/desktops/worth-it/5-great-reasons-to-own-an-all-in-one-desktop-computer.html - HP — Desktop PC vs All-in-One Computer. Perbandingan desktop dan AIO dari aspek desain, setup, ruang, integrasi komponen, serta kemampuan upgrade.
https://www.hp.com/gb-en/tech-takes/desktops/comparison/desktop-pc-vs-all-in-one-computer.html - HP — Workstation vs Desktop PC vs All-in-One Computer. Referensi tambahan mengenai modularitas desktop, desain AIO, kebutuhan ruang, performa, dan jenis penggunaan.