
Mencari laptop gaming tidak selalu berarti harus mengejar GPU generasi paling baru atau menyiapkan budget puluhan juta rupiah. Di kelas harga yang lebih terjangkau, kombinasi prosesor yang kuat, GPU diskrit, layar refresh rate tinggi, serta kemampuan upgrade masih bisa menjadi paket yang menarik untuk bermain game sekaligus bekerja. Salah satu yang muncul di pasar Indonesia pada 2026 adalah ASUS FA506NCQ Ryzen 7 RTX 3050, tepatnya varian ASUS TUF Gaming A15 FA506NCQ-R735B1T-HM. Laptop ini menggabungkan AMD Ryzen 7 170 dengan delapan core dan 16 thread, NVIDIA GeForce RTX 3050 Laptop GPU 4 GB, RAM DDR5 8 GB, SSD NVMe 512 GB, serta layar Full HD 144 Hz. Menariknya, ASUS masih menempatkan FA506NCQ di keluarga “2021 ASUS TUF Gaming A15”, tetapi SKU yang dipasarkan sekarang telah menggunakan prosesor Ryzen 7 170 yang lebih baru. Dengan konfigurasi tersebut, pertanyaan utamanya bukan apakah laptop ini membawa hardware paling baru di setiap bagian, melainkan apakah kombinasi CPU modern, RTX 3050, dan harga yang lebih rendah masih masuk akal untuk gaming dan produktivitas pada 2026.
Mengenal ASUS TUF Gaming A15 FA506NCQ
ASUS TUF Gaming A15 sudah lama menjadi salah satu lini gaming ASUS di bawah keluarga TUF. Seri ini ditempatkan berbeda dari ROG yang cenderung bermain pada segmen lebih tinggi, dengan fokus pada kombinasi performa gaming, ketahanan chassis, kemampuan upgrade, dan harga yang relatif lebih mudah dijangkau. Pada ASUS FA506NCQ, ASUS mempertahankan platform FA506 tetapi memberikan konfigurasi prosesor AMD yang lebih baru. Varian R735B1T-HM yang dibahas dalam artikel ini secara khusus menggunakan Ryzen 7 170, RTX 3050 4 GB, RAM 8 GB, dan SSD 512 GB. Listing Joe Laptop juga mencantumkan konfigurasi tersebut untuk SKU yang sama.
Spesifikasi Utama ASUS FA506NCQ-R735B1T-HM
Sebelum membahas karakter penggunaannya, penting memastikan konfigurasi yang sedang dibicarakan. Ini karena ASUS menjual FA506NCQ dalam lebih dari satu pilihan RAM dan kode SKU yang berbeda.
Konfigurasi FA506NCQ-R735B1T-HM yang dibahas meliputi:
- AMD Ryzen 7 170
- 8 core dan 16 thread
- Clock dasar 3,2 GHz, boost hingga 4,75 GHz
- NVIDIA GeForce RTX 3050 Laptop GPU
- VRAM 4 GB GDDR6
- GPU hingga 60 W dan 75 W dengan Dynamic Boost pada konfigurasi RTX 3050 FA506 terkait
- RAM 8 GB DDR5
- Dua slot DDR5 SO-DIMM
- Kapasitas RAM maksimum platform hingga 64 GB
- SSD 512 GB PCIe 4.0 NVMe M.2
- Dua slot M.2 PCIe
- Layar 15,6 inci Full HD 1920 × 1080
- Refresh rate 144 Hz
- Adaptive-Sync
- Panel IPS-level anti-glare
- Windows 11 Home
- Keyboard backlit 1-zone RGB
- Webcam HD 720p
- Wi-Fi 6 dan Bluetooth
- Baterai 48 Wh
- Bobot sekitar 2,30 kg
ASUS mencantumkan Ryzen 7 170 dengan delapan core, 16 thread, total cache 20 MB, dan boost hingga 4,75 GHz pada FA506NCQ. Sementara RTX 3050 yang digunakan memiliki VRAM 4 GB GDDR6 dengan batas daya hingga 75 W menggunakan Dynamic Boost.
Ryzen 7 170 Menjadi Salah Satu Bagian Paling Menarik
Salah satu bagian yang membuat ASUS TUF Gaming A15 ini menarik adalah pemilihan prosesornya. Ryzen 7 170 merupakan prosesor mobile delapan core dan 16 thread dengan base clock 3,2 GHz dan boost hingga 4,75 GHz. ASUS mencantumkan total cache 20 MB pada konfigurasi tersebut.
Jumlah core yang cukup banyak membuatnya relevan bukan hanya untuk bermain game. Pekerjaan seperti membuka banyak tab browser, Microsoft Office, pemrograman, pengolahan foto, editing video, menjalankan aplikasi komunikasi, hingga multitasking dapat memanfaatkan kemampuan multi-core tersebut.
Ryzen 7 170 Bukan Prosesor Ryzen AI Generasi Terbaru
Nama Ryzen 7 170 terdengar baru, tetapi penting memahami platformnya agar calon pembeli tidak keliru. Prosesor ini menggunakan arsitektur Zen 3+ atau keluarga Rembrandt refresh, bukan keluarga Ryzen AI dengan arsitektur Zen 5 dan NPU XDNA generasi terbaru.
Ryzen 7 170 memiliki delapan core dan 16 thread, base clock 3,2 GHz, boost hingga 4,75 GHz, serta Radeon 680M terintegrasi.
Artinya, daya tarik prosesor ini bukan berada pada fitur NPU generasi baru. Keunggulannya lebih kepada konfigurasi delapan core dan 16 thread yang masih cukup relevan untuk gaming dan produktivitas umum.
Untuk pengguna yang membutuhkan Copilot+ PC atau NPU 40 TOPS ke atas, laptop ini bukan kategorinya. Tetapi bagi pembeli yang lebih membutuhkan CPU multithread dan GPU diskrit untuk game, keputusan tersebut belum tentu menjadi kekurangan.
RTX 3050 4 GB: Masih Bisa Gaming, tetapi Ekspektasi Harus Tepat
Bagian yang paling menentukan posisi laptop gaming RTX 3050 ini adalah GPU-nya. ASUS menggunakan NVIDIA GeForce RTX 3050 Laptop GPU dengan VRAM 4 GB GDDR6. Pada platform FA506 yang tercantum ASUS, GPU ini berjalan hingga 60 W dengan Dynamic Boost yang dapat membawa daya hingga 75 W.
RTX 3050 termasuk GPU laptop generasi RTX yang mendukung teknologi NVIDIA seperti ray tracing dan DLSS pada game yang kompatibel. Namun, pada 2026, VRAM 4 GB menjadi batas yang perlu diperhatikan terutama ketika menghadapi game baru dengan kebutuhan texture memory semakin besar.
Cocok untuk Esports dan Game dengan Pengaturan yang Disesuaikan
Untuk game kompetitif dan esports yang tidak membutuhkan VRAM besar, RTX 3050 masih memiliki ruang penggunaan yang cukup jelas. Layar 144 Hz pada laptop juga dapat menjadi pasangan yang lebih tepat dibandingkan panel 60 Hz, terutama jika game mampu menghasilkan frame rate tinggi.
Untuk game AAA yang lebih berat, pendekatannya berbeda. Pengguna perlu bersedia menyesuaikan resolusi, texture quality, ray tracing, dan preset grafis berdasarkan tuntutan game.
Tidak tepat menjanjikan bahwa semua game terbaru akan berjalan pada preset Ultra dengan frame rate tertentu karena performa dipengaruhi game, update driver, RAM, mode daya, cooling, serta konfigurasi grafis.
DLSS dapat membantu pada game yang mendukungnya, tetapi teknologi upscaling juga bukan pengganti kapasitas VRAM. Jika sebuah game membutuhkan penggunaan memori grafis yang tinggi, batas 4 GB tetap harus diperhitungkan.
RAM 8 GB Menjadi Bagian yang Paling Perlu Dipertimbangkan
Varian R735B1T-HM yang dijual oleh Joelaptop menggunakan RAM 8 GB. Ini berbeda dari varian FA506NCQ-R735B6T-HM yang ASUS pasarkan dengan RAM 16 GB. Karena itu, kode SKU menjadi sangat penting ketika membeli laptop ini.
Untuk pekerjaan ringan dan sejumlah game, 8 GB masih dapat digunakan. Namun, untuk gaming pada 2026 sekaligus menjalankan browser, Discord, aplikasi launcher, streaming, atau software produktivitas, konfigurasi 16 GB akan jauh lebih nyaman.
Untungnya RAM Masih Bisa Di-upgrade
Platform FA506NCQ menyediakan dua slot DDR5 SO-DIMM dan ASUS mencantumkan kapasitas maksimum hingga 64 GB pada konfigurasi yang relevan.
Artinya, calon pembeli varian 8 GB tidak terkunci dengan kapasitas tersebut selamanya. Upgrade menjadi 16 GB merupakan langkah yang layak dipertimbangkan jika laptop akan digunakan sebagai perangkat gaming sekaligus produktivitas.
Kapasitas yang lebih besar juga memberi ruang tambahan untuk editing, pemrograman, virtual machine, maupun penggunaan banyak aplikasi secara bersamaan.
SSD 512 GB Cukup untuk Awal dan Masih Bisa Ditambah
ASUS membekali FA506NCQ dengan SSD 512 GB PCIe 4.0 NVMe M.2. Kapasitas tersebut cukup untuk Windows, aplikasi kerja, dan beberapa game, tetapi koleksi game modern dapat menghabiskan ruang dengan cukup cepat.
Keuntungan platform ini adalah tersedianya dua slot M.2 PCIe. Dengan begitu, pengguna memiliki opsi menambah SSD kedua alih-alih selalu mengganti drive yang sudah terpasang.
Upgrade Storage Menjadi Nilai Tambah untuk Penggunaan Jangka Panjang
Kemampuan menambah SSD cukup penting untuk sebuah laptop gaming 2026. Library game dari Steam, Xbox, Epic Games Store, maupun aplikasi editing dapat menghabiskan ratusan gigabyte dalam waktu relatif singkat.
Adanya slot tambahan membuat laptop lebih fleksibel digunakan dalam beberapa tahun ke depan.
Pengguna dapat mempertahankan SSD bawaan untuk Windows dan aplikasi, kemudian menggunakan SSD kedua untuk game atau proyek kerja.
Layar 15,6 Inci 144 Hz Cocok untuk Gaming, tetapi Warna Bukan Fokus Utamanya
ASUS menggunakan layar 15,6 inci Full HD 1920 × 1080 dengan rasio 16:9 dan refresh rate 144 Hz. Panelnya berjenis IPS-level, menggunakan lapisan anti-glare, mendukung Adaptive-Sync, dan pada spesifikasi ASUS dicantumkan cakupan sRGB 62,5% serta NTSC 45%.
Refresh rate 144 Hz jelas menjadi daya tarik utama untuk gaming. Pergerakan pada game dapat terlihat lebih mulus dibandingkan layar 60 Hz apabila GPU mampu menghasilkan frame rate yang cukup.
Tidak Ditujukan sebagai Layar Profesional untuk Pekerjaan Warna
Cakupan sRGB 62,5% menunjukkan bahwa layar ini bukan panel yang secara spesifikasi ditujukan untuk pekerjaan warna profesional.
Untuk editing video kasual, membuat konten media sosial, pekerjaan kampus, dan penggunaan umum, layar tersebut masih dapat dipakai. Tetapi fotografer, colorist, ilustrator, atau desainer yang membutuhkan reproduksi warna lebih luas sebaiknya mempertimbangkan monitor eksternal dengan cakupan warna yang sesuai kebutuhan.
Ini menjadi salah satu kompromi yang cukup masuk akal mengingat posisi laptop yang berusaha memberikan CPU Ryzen 7 dan RTX diskrit pada harga lebih terjangkau.
Sistem Pendingin Tetap Menjadi Bagian Penting dari TUF Gaming A15
Laptop gaming tidak hanya membutuhkan CPU dan GPU yang kuat. Kedua komponen tersebut menghasilkan panas ketika bekerja sehingga desain pendinginan menentukan bagaimana perangkat mempertahankan performa dalam beban panjang.
Pada platform TUF Gaming A15 FA506, ASUS menggunakan sistem dengan empat heatpipe dan tiga heatsink. ASUS juga menyertakan Self-Cleaning Cooling 2.0 dan dua kipas dengan 83 bilah pada desain platform tersebut.
Armoury Crate Memberikan Beberapa Mode Operasi
ASUS menyediakan pengaturan mode operasional untuk menyesuaikan performa dan perilaku kipas berdasarkan penggunaan.
Platform tersebut memiliki mode seperti Silent, Performance, dan Turbo. Mode Turbo menggunakan kecepatan kipas lebih tinggi untuk membantu mempertahankan performa, sedangkan Silent lebih ditujukan untuk workload ringan dan kondisi ketika kebisingan rendah lebih diprioritaskan.
Untuk bermain game, laptop sebaiknya digunakan di atas permukaan keras dengan ventilasi tidak tertutup. Hindari penggunaan di atas kasur atau permukaan lunak ketika CPU dan GPU bekerja berat.
Desain TUF yang Kokoh, tetapi Bukan Laptop Ringan
FA506NCQ menggunakan desain keluarga TUF Gaming A15 dengan bobot sekitar 2,30 kg. Dimensinya sekitar 35,9 × 25,6 cm dengan ketebalan sekitar 2,28–2,45 cm tergantung bagian chassis.
Dengan bobot tersebut, laptop tetap dapat dibawa ke kampus atau kantor, tetapi jelas tidak sepraktis ultrabook kelas 1,2–1,5 kg.
Lebih Cocok sebagai Laptop yang Sering Digunakan di Meja
Karakter ini sebenarnya wajar untuk sebuah laptop gaming 15 inci dengan GPU diskrit, dua slot RAM, dua slot SSD, dan sistem pendinginan aktif.
Pengguna yang setiap hari membawa laptop dengan transportasi umum perlu memperhitungkan bobot charger juga. Sebaliknya, bagi pengguna yang sebagian besar bekerja atau bermain di meja dan sesekali membawa perangkat, bobot 2,3 kg mungkin masih dapat diterima.
ASUS juga menyatakan lini TUF Gaming A15 melewati rangkaian pengujian yang mengacu pada MIL-STD-810H untuk kondisi tertentu seperti getaran, temperatur, kelembapan, dan guncangan. Namun, pengujian tersebut tidak berarti laptop kebal terhadap jatuh, benturan, atau penggunaan di luar kondisi normal.
Port Cukup Lengkap untuk Gaming dan Kerja
Laptop gaming sering digunakan bersama mouse, keyboard, headset, monitor eksternal, jaringan LAN, atau storage tambahan. Karena itu, konektivitas menjadi faktor yang cukup penting.
Platform FA506NCQ menyediakan tiga USB 3.2 Gen 1 Type-A, satu USB Type-C, HDMI, RJ45 Ethernet, serta combo audio 3,5 mm. ASUS juga mencantumkan dukungan DisplayPort melalui USB-C pada konfigurasi FA506 yang relevan.
RJ45 Masih Berguna untuk Gaming Online
Keberadaan Ethernet menjadi nilai tambah bagi pengguna yang ingin koneksi jaringan kabel lebih konsisten.
Untuk koneksi nirkabel, ASUS mencantumkan Wi-Fi 6 dan Bluetooth pada konfigurasi FA506NCQ.
Kombinasi tersebut membuat laptop cukup fleksibel untuk setup gaming di rumah maupun penggunaan kerja dengan monitor eksternal.
Baterai 48 Wh Lebih Cocok Dilihat sebagai Pendukung Mobilitas
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kapasitas baterainya. FA506NCQ menggunakan baterai 48 Wh 3-cell, bukan baterai 90 Wh yang terdapat pada sebagian konfigurasi TUF Gaming A15 lainnya.
Karena itu, calon pembeli sebaiknya tidak mengambil klaim battery life dari varian TUF A15 90 Wh lalu menganggap hasilnya berlaku untuk FA506NCQ.
Gaming Sebaiknya Tetap Menggunakan Adaptor
Untuk laptop gaming dengan GPU diskrit, performa penuh lebih relevan ketika perangkat terhubung ke adaptor.
Bermain menggunakan baterai juga akan menguras energi jauh lebih cepat dibandingkan pekerjaan ringan karena CPU dan GPU dapat menggunakan daya tinggi secara bersamaan.
Kapasitas 48 Wh membuat FA506NCQ lebih tepat dipandang sebagai laptop yang bisa dipindahkan dan digunakan sementara tanpa adaptor, bukan perangkat yang mengejar daya tahan baterai sepanjang hari.
Bagaimana untuk Produktivitas dan Kuliah?
Kombinasi Ryzen 7 delapan core dan 16 thread dengan SSD NVMe membuat laptop ini tidak hanya relevan untuk gaming. Pengguna dapat menjalankan aplikasi Office, browser dengan banyak tab, pemrograman, meeting, hingga sejumlah pekerjaan kreatif.
RTX 3050 juga dapat digunakan aplikasi yang mendukung akselerasi GPU NVIDIA, meski kapasitas VRAM 4 GB tetap menjadi batas pada workload tertentu. Jika penggunaan nantinya banyak melibatkan multitasking atau aplikasi kreatif, konfigurasi RAM 16 GB lebih nyaman; opsi peningkatannya sudah dibahas pada bagian RAM di atas.
Dengan demikian, FA506NCQ cukup masuk akal untuk mahasiswa atau pekerja yang ingin menggunakan satu perangkat sebagai laptop produktivitas sekaligus perangkat gaming tanpa harus membeli dua komputer berbeda.
Kelebihan ASUS TUF Gaming FA506NCQ
Dari keseluruhan konfigurasi, daya tarik laptop ini bukan terletak pada satu komponen saja. Kombinasi Ryzen 7, GPU RTX diskrit, layar 144 Hz, serta kemampuan upgrade memberikan paket yang masih relevan untuk pengguna yang ingin masuk ke laptop gaming dengan budget lebih terbatas.
Beberapa kelebihannya antara lain:
- Ryzen 7 170 dengan 8 core dan 16 thread
- RTX 3050 Laptop GPU untuk gaming dan akselerasi GPU
- Layar Full HD 144 Hz dengan Adaptive-Sync
- Dua slot RAM DDR5
- Kapasitas RAM platform hingga 64 GB
- Dua slot M.2 PCIe
- SSD PCIe 4.0 512 GB dari awal
- Port cukup lengkap termasuk RJ45
- Wi-Fi 6
- Keyboard RGB
- Sistem pendingin dual-fan pada platform TUF A15
- Harga sekitar Rp13,5 juta membuatnya jauh lebih terjangkau dibandingkan laptop ASUS TUF Gaming dengan RTX 4050 yang pada pasar Indonesia akhir Oktober 2026 berada kira-kira di kisaran Rp21,8–24,5 jutaan, tergantung SKU, toko, dan promosi
Perbedaan harga tersebut cukup besar. Artinya, FA506NCQ tidak perlu diposisikan sebagai pesaing langsung RTX 4050 dari sisi performa. Daya tarik utamanya justru berada pada kemampuan menyediakan Ryzen 7 dan GPU RTX diskrit dengan biaya masuk yang lebih rendah.
Saat artikel ini disusun, ASUS eStore mencantumkan SKU FA506NCQ-R735B1T-HM pada harga promosi sekitar Rp13.499.000. Harga, promo, dan ketersediaan stok tentu dapat berubah sewaktu-waktu.
Joelaptop melalui official store juga tercatat menjual SKU R735B1T-HM dengan konfigurasi Ryzen 7 170, RAM 8 GB, SSD 512 GB, dan RTX 3050 4 GB.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli
Label Ryzen 7 dan RTX memang menarik, tetapi laptop ini tetap memiliki beberapa kompromi. Memahaminya justru penting agar pembeli tidak merasa salah pilih setelah perangkat digunakan.
Pertama adalah RAM bawaan 8 GB pada SKU R735B1T-HM. Kapasitas tersebut masih dapat dipakai, tetapi 16 GB lebih nyaman untuk gaming modern dan multitasking.
Kedua adalah RTX 3050 dengan VRAM 4 GB. GPU ini masih dapat digunakan untuk gaming, tetapi bukan pilihan yang dirancang untuk mengejar preset grafis tertinggi pada semua game AAA 2026.
Ketiga adalah layar dengan cakupan sRGB 62,5%. Refresh rate 144 Hz bagus untuk gaming, tetapi cakupan warnanya bukan kelas layar profesional untuk pekerjaan color-critical.
Keempat adalah baterai 48 Wh dan bobot 2,30 kg. Dua hal tersebut membuat laptop lebih cocok sebagai gaming machine yang sesekali dibawa daripada ultrabook untuk mobilitas tinggi.
Terakhir, chassis FA506 berasal dari platform TUF A15 yang sudah lama digunakan. Pembeli mendapatkan hardware yang diperbarui di dalam desain yang sudah matang, bukan desain chassis ASUS TUF generasi terbaru.
Jadi, Apakah ASUS TUF Gaming FA506NCQ Masih Menarik di 2026?
ASUS FA506NCQ Ryzen 7 RTX 3050 berada di posisi yang cukup unik. Prosesor Ryzen 7 170 memberikan delapan core dan 16 thread, sementara RTX 3050 4 GB menyediakan kemampuan GPU diskrit yang masih dapat dimanfaatkan untuk esports, berbagai game modern dengan pengaturan yang sesuai, serta sejumlah aplikasi produktivitas berbasis GPU. Layar 144 Hz, dua slot RAM, dua slot SSD, dan konektivitas yang lengkap membuatnya lebih fleksibel dibandingkan laptop tipis biasa. Di sisi lain, RAM bawaan 8 GB sebaiknya masuk dalam rencana upgrade, VRAM 4 GB menjadi batas untuk game dan workload tertentu, sementara baterai 48 Wh dan bobot 2,3 kg membuatnya bukan pilihan utama jika mobilitas menjadi prioritas terbesar.
Laptop ini paling masuk akal bagi pengguna yang mencari laptop gaming ASUS dengan prosesor delapan core, GPU RTX, kemampuan upgrade, dan tidak keberatan menyesuaikan setting grafis pada game yang berat. Selisih harga yang cukup lebar dengan laptop RTX 4050 juga membuat FA506NCQ mempunyai posisi yang lebih jelas: bukan sebagai laptop gaming generasi terbaru, tetapi sebagai opsi masuk ke ekosistem RTX dengan budget yang lebih terjangkau.
Sedang mencari ASUS TUF Gaming FA506NCQ Ryzen 7 RTX 3050 atau ingin membandingkannya dengan laptop gaming ASUS lainnya? Joelaptop menyediakan berbagai pilihan laptop gaming yang dapat dicek melalui gerai Joelaptop Surabaya dan Joelaptop Malang, serta melayani pembelian online untuk berbagai wilayah Indonesia. Untuk informasi stok dan harga terbaru, hubungi marketing Joelaptop melalui WhatsApp +62 851-7162-7900, kunjungi situs resmi Joelaptop, atau cek official marketplace melalui Shopee, Blibli, dan Tokopedia. Untuk kebutuhan pengecekan maupun perbaikan perangkat ASUS setelah pembelian, Quality Service juga menyediakan dukungan yang lebih spesifik: cabang ITC Surabaya tercantum sebagai ASUS Service Partner, layanan ASUS Service Malang tersedia di Bendungan Sutami, sementara cabang Quality Service Bali tercantum sebagai ASUS Service Center Bali di Denpasar. Dengan begitu, pengguna ASUS TUF
Gaming memiliki pilihan layanan purnajual di beberapa kota sesuai lokasi yang paling mudah dijangkau.
FAQ ASUS TUF Gaming FA506NCQ Ryzen 7 RTX 3050
1. ASUS FA506NCQ menggunakan prosesor apa?
ASUS TUF Gaming A15 FA506NCQ menggunakan AMD Ryzen 7 170 dengan delapan core dan 16 thread. ASUS mencantumkan clock dasar 3,2 GHz dan boost hingga 4,75 GHz.
2. Berapa VRAM RTX 3050 pada ASUS FA506NCQ?
NVIDIA GeForce RTX 3050 Laptop GPU pada FA506NCQ memiliki VRAM 4 GB GDDR6. Pada spesifikasi ASUS untuk konfigurasi ini, GPU berjalan hingga 60 W dan dapat mencapai 75 W dengan Dynamic Boost.
3. Apakah ASUS FA506NCQ bisa untuk gaming pada 2026?
Bisa. RTX 3050 masih dapat menjalankan berbagai game pada resolusi Full HD dengan pengaturan yang disesuaikan. Kemampuan setiap game berbeda, sehingga kualitas grafis, ray tracing, DLSS, dan texture setting perlu disesuaikan berdasarkan kebutuhan.
4. Apakah RAM 8 GB ASUS FA506NCQ bisa di-upgrade?
Bisa. Platform FA506NCQ menyediakan dua slot DDR5 SO-DIMM dan ASUS mencantumkan dukungan kapasitas maksimal hingga 64 GB pada konfigurasi terkait.
5. Apakah ASUS TUF FA506NCQ bisa ditambah SSD?
Bisa. ASUS mencantumkan dua slot M.2 PCIe pada platform FA506NCQ. Unit bawaan menggunakan SSD NVMe PCIe 4.0 berkapasitas 512 GB.
6. Berapa refresh rate layar ASUS FA506NCQ?
Layarnya berukuran 15,6 inci Full HD dengan refresh rate 144 Hz dan Adaptive-Sync. Panelnya menggunakan finishing anti-glare.
7. Apakah layar ASUS FA506NCQ cocok untuk desain profesional?
Spesifikasi ASUS mencantumkan cakupan sRGB 62,5% dan NTSC 45%. Untuk pekerjaan desain umum masih dapat digunakan, tetapi pengguna yang membutuhkan akurasi atau cakupan warna lebih luas sebaiknya mempertimbangkan monitor eksternal yang sesuai kebutuhan profesional.
8. Berapa kapasitas baterai ASUS FA506NCQ?
FA506NCQ menggunakan baterai 48 Wh, 3-cell Li-ion. Kapasitas ini berbeda dari varian TUF Gaming A15 tertentu yang menggunakan baterai lebih besar.
9. Berapa berat ASUS TUF Gaming FA506NCQ?
ASUS mencantumkan bobot sekitar 2,30 kg untuk platform FA506NCQ.
10. Apa perbedaan FA506NCQ-R735B1T-HM dan varian 16 GB?
SKU R735B1T-HM dipasarkan dengan RAM 8 GB, sedangkan ASUS juga mencantumkan SKU FA506NCQ lain dengan RAM 16 GB. Karena itu, selalu periksa kode SKU lengkap ketika membeli agar konfigurasi yang diterima sesuai.
Referensi
- ASUS Indonesia — 2021 ASUS TUF Gaming A15 FA506NCQ, Technical Specifications. Referensi resmi untuk AMD Ryzen 7 170, RTX 3050 Laptop GPU, layar 144 Hz, RAM, SSD, slot ekspansi, port, baterai, konektivitas, kamera, serta bobot perangkat.
- ASUS Indonesia — 2021 ASUS TUF Gaming A15. Referensi desain platform, sistem pendinginan, Self-Cleaning Cooling 2.0, dual-fan 83 blade, mode operasional, jaringan, serta pengujian MIL-STD-810H.
- ASUS Store Indonesia — FA506NCQ-R735B1T-HM dan FA506NCQ-R735B6T-HM. Referensi ketersediaan SKU, konfigurasi prosesor/GPU, layar, SSD, serta harga yang ditampilkan ketika artikel disusun.
- ASUS Support — FA506NCQ. Referensi dukungan resmi model, driver Windows 11, driver NVIDIA, AMD, jaringan, Armoury Crate, dan dukungan teknis.
- Notebookcheck — AMD Ryzen 7 170 Processor. Referensi tambahan mengenai arsitektur Zen 3+, delapan core/16 thread, proses 6 nm, clock, dan Radeon 680M terintegrasi.
- Joe Laptop Flagship Store — ASUS TUF Gaming A15 FA506NCQ-R735B1T-HM. Referensi konfigurasi SKU yang dipasarkan Joelaptop: Ryzen 7 170, RTX 3050 4 GB, RAM 8 GB, SSD 512 GB, layar Full HD 144 Hz, Windows 11, dan Office.
- Blibli Indonesia — ASUS TUF Gaming RTX 4050 Listings, Oktober 2026. Digunakan sebagai pembanding harga pasar ASUS TUF Gaming dengan RTX 4050, yang ditemukan berada sekitar Rp21,8–24,5 jutaan pada sejumlah listing ketika artikel direvisi.
- JoeLaptop — Halaman Service dan Hubungi Kami. Referensi lokasi Quality Service dan status layanan ASUS, termasuk ASUS Service Partner Surabaya, ASUS Service Malang, dan ASUS Service Center Bali.